Get the latest price?
dongtu

Bagaimana cara memilih proses 3D yang paling sesuai?

04-06-2021

  Fuse Deposition Modeling (FDM) dan Stereolithography (SLA) adalah dua keterampilan pencetakan 3D yang paling umum di pasaran. Karena kedua keterampilan ini memiliki proses pengembangan jangka panjang, baik profesional maupun amatir umumnya akan menggunakan kedua keterampilan ini sebagai pilihan awal saat menggunakan printer 3D, sehingga keduanya juga merupakan keterampilan pencetakan 3D yang paling banyak dikuasai.

      Terlepas dari apakah itu untuk perencanaan prototipe, tampilan model, atau produksi suku cadang umum, meskipun keduanya dapat mencetak suku cadang yang relatif serupa untuk pengguna, bagaimana memilih proses dan material 3D yang paling sesuai dalam proses produksi aktual masih perlu memperhatikan banyak detail. Mari kita bandingkan kelebihan dan kekurangan dari kedua proses ini dan dalam keadaan apa keduanya harus digunakan.

      Prinsip kerja printer 3D FDM adalah dengan mengekstrusi termoplastik cair ke platform pencetakan 3D, dan menumpuknya lapis demi lapis hingga model 3D akhir terbentuk. Variasi material printer 3D yang menggunakan teknologi FDM sangat beragam, mulai dari ABS dan PLA yang lebih umum hingga material komposit yang dicampur dengan berbagai bubuk penguat, sehingga bidang aplikasi printer 3D FDM sangat luas.


Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)

Rahasia pribadi