Sepuluh keunggulan pencetakan 3D untuk printer Dowell 3D FDM
Keunggulan pencetakan 3D tidak dapat ditandingi oleh manufaktur tradisional.
Keunggulan 1: Memproduksi barang-barang kompleks tidak meningkatkan biaya.
Sejauh menyangkut manufaktur tradisional, semakin kompleks bentuk suatu objek, semakin tinggi biaya manufakturnya. Untuk printer 3D, biaya pembuatan objek dengan bentuk kompleks tidak meningkat, dan pembuatan objek yang indah dengan bentuk kompleks tidak membutuhkan lebih banyak waktu, keterampilan, atau biaya daripada mencetak persegi sederhana. Pembuatan barang-barang kompleks tanpa meningkatkan biaya akan mematahkan model penetapan harga tradisional dan mengubah cara kita menghitung biaya manufaktur.
Keunggulan 2: Diversifikasi produk tidak meningkatkan biaya
Printer 3D dapat mencetak berbagai bentuk, dan dapat membuat objek dengan bentuk yang berbeda setiap saat seperti seorang pengrajin. Peralatan manufaktur tradisional memiliki fungsi yang lebih sedikit dan jenis bentuk yang terbatas. Pencetakan 3D menghemat biaya pelatihan mekanik atau pembelian peralatan baru. Printer 3D hanya membutuhkan berbagai cetak biru desain digital dan sejumlah bahan baku baru.
Keunggulan 3: Tidak perlu perakitan
Pencetakan 3D dapat membuat komponen yang dibentuk secara integral. Produksi massal tradisional didasarkan pada jalur perakitan. Di pabrik modern, mesin menghasilkan komponen yang sama, yang kemudian dirakit oleh robot atau pekerja (bahkan lintas benua). Semakin banyak komponen suatu produk, semakin banyak waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk merakitnya. Printer 3D dapat mencetak pintu dan engsel yang sesuai secara bersamaan melalui manufaktur berlapis, tanpa perakitan. Menghilangkan perakitan memperpendek rantai pasokan dan menghemat biaya tenaga kerja dan transportasi. Semakin pendek rantai pasokan, semakin sedikit polusi.
Keunggulan 4: Pengiriman tanpa waktu
Printer 3D dapat mencetak sesuai permintaan. Produksi instan mengurangi persediaan fisik perusahaan, dan perusahaan dapat menggunakan printer 3D untuk membuat produk khusus atau yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan berdasarkan pesanan pelanggan, sehingga model bisnis baru akan menjadi mungkin. Jika barang yang dibutuhkan orang diproduksi di dekat lokasi sesuai permintaan, produksi pengiriman nol waktu dapat meminimalkan biaya transportasi jarak jauh.
Keunggulan 5: ruang desain tak terbatas
Teknik manufaktur tradisional dan para pengrajin memiliki bentuk produk yang terbatas, dan kemampuan untuk membuat bentuk tersebut dibatasi oleh alat yang digunakan. Misalnya, mesin bubut kayu tradisional hanya dapat menghasilkan benda bulat, mesin penggiling hanya dapat memproses bagian-bagian yang dirakit dengan alat pemotong penggiling, dan mesin pembuat cetakan hanya dapat menghasilkan bentuk yang dicetak. Printer 3D dapat menembus batasan-batasan ini, membuka ruang desain yang sangat luas, dan bahkan membuat bentuk yang saat ini mungkin hanya ada di alam.
Sepuluh keunggulan dan lima tantangan pencetakan 3D
Keunggulan 6: Manufaktur tanpa keahlian
Para pengrajin tradisional perlu menjalani masa magang selama beberapa tahun untuk menguasai keterampilan yang dibutuhkan. Produksi massal dan mesin manufaktur yang dikendalikan komputer mengurangi persyaratan keterampilan, tetapi mesin manufaktur tradisional masih membutuhkan tenaga profesional terampil untuk penyesuaian dan kalibrasi mesin. Printer 3D memperoleh berbagai instruksi dari dokumen desain untuk membuat barang-barang kompleks yang sama. Printer 3D membutuhkan keterampilan pengoperasian yang lebih sedikit daripada mesin cetak injeksi. Manufaktur tanpa keahlian telah membuka model bisnis baru dan dapat menyediakan metode produksi baru bagi masyarakat di lingkungan terpencil atau situasi ekstrem.
Keunggulan 7: Tidak memakan tempat dan proses manufakturnya portabel.
Dalam hal ruang produksi per unit, dibandingkan dengan mesin manufaktur tradisional, printer 3D memiliki kemampuan manufaktur yang lebih kuat. Misalnya, mesin cetak injeksi hanya dapat memproduksi objek yang jauh lebih kecil dari dirinya sendiri. Sebaliknya, printer 3D dapat memproduksi objek sebesar meja cetaknya. Setelah printer 3D diatur ulang, peralatan pencetakan dapat bergerak bebas, dan printer dapat membuat objek yang lebih besar dari dirinya sendiri. Kapasitas produksi yang tinggi per unit ruang membuat printer 3D cocok untuk penggunaan di rumah atau kantor karena membutuhkan ruang fisik yang lebih sedikit.
Keunggulan 8: Mengurangi limbah produk sampingan
Dibandingkan dengan teknologi manufaktur logam tradisional, printer 3D menghasilkan lebih sedikit produk sampingan saat memproduksi logam. Limbah dari pemrosesan logam tradisional sangat besar. 90% bahan baku logam dibuang di lantai pabrik. Pencetakan 3D mengurangi jumlah limbah saat memproduksi logam. Dengan kemajuan material pencetakan, manufaktur dengan teknologi ini dapat menjadi metode pemrosesan yang lebih ramah lingkungan.
Keunggulan 9: kombinasi material yang tak terbatas
Untuk mesin manufaktur saat ini, sulit untuk menggabungkan berbagai bahan baku menjadi satu produk, karena mesin manufaktur tradisional tidak dapat dengan mudah mengintegrasikan beberapa bahan baku selama proses pemotongan atau pembentukan cetakan. Dengan perkembangan teknologi pencetakan 3D multi-material, kita memiliki kemampuan untuk mencampur berbagai bahan baku. Bahan baku yang sebelumnya tidak dapat dicampur akan membentuk material baru. Material ini memiliki beragam warna dan sifat atau fungsi yang unik.
Keunggulan 10: replikasi fisik yang akurat
File musik digital dapat disalin tanpa batas, dan kualitas audionya tidak akan menurun. Di masa depan, pencetakan 3D akan memperluas presisi digital ke dunia fisik. Teknologi pemindaian dan teknologi pencetakan 3D akan bersama-sama meningkatkan resolusi konversi bentuk antara dunia fisik dan dunia digital. Kita dapat memindai, mengedit, dan menyalin objek fisik, membuat salinan yang akurat, atau mengoptimalkan aslinya.
Beberapa keunggulan di atas telah terkonfirmasi, dan yang lainnya akan menjadi kenyataan dalam sepuluh atau dua puluh tahun ke depan (atau tiga puluh tahun). Pencetakan 3D mendobrak batasan manufaktur tradisional yang sudah lama ada, dan menyediakan panggung untuk inovasi di masa depan.





