Material pencetakan 3D paling populer dalam FDM dan sifat-sifatnya
Material pencetakan 3D paling populer dalam FDM dan sifat-sifatnya
Pencetakan 3D bekerja dengan berbagai macam material pencetakan 3D, di antaranya kita dapat menemukan plastik, resin, logam… dan bahkan makanan! Dalam pencetakan FDM, digunakan termoplastik, yaitu jenis material printer 3D yang pada suhu tinggi menjadi cair sehingga dapat mengalir, dan ketika cukup dingin (di bawah suhu transisi kacanya) menjadi padat.
Mari kita temukan material pencetakan 3D terbaik untuk printer 3D di dunia pencetakan FDM, dan beberapa di antaranya memiliki sifat yang sangat menarik.
Berikut daftar singkat material pencetakan 3D yang akan kita bahas:
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA)
ABS
PET-G
TPU
PVA
PP
PA
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA)
Asam polilaktat, yang lebih dikenal sebagai PLA, adalah filamen 3D yang paling banyak digunakan karena sangat mudah dicetak. Plastik ini terbuat dari pati nabati, memiliki sifat mudah terurai secara alami dan dapat meleleh pada suhu rendah.
Material ini tersedia dalam berbagai macam warna, sehingga ideal untuk pembuatan prototipe atau aplikasi di mana estetika objek sangat penting.
ABS
Plastik ini banyak digunakan di semua tingkatan profesional karena sifat fisiknya, menjadi salah satu material pencetakan 3D yang paling tahan karena ketahanan benturannya yang tinggi dan toleransi yang sangat baik terhadap suhu tinggi. Dari segi ketahanan kimia, ABS dipengaruhi oleh berbagai pelarut dan asam, namun, ini adalah sifat yang dapat dimanfaatkan karena memungkinkan pemolesan permukaan bagian tersebut dengan uap aseton, sehingga menghasilkan permukaan yang halus dan mengkilap.
Untuk mencetak material ini dengan benar, diperlukan printer tertutup untuk menjaga suhu selama proses pencetakan. Hal ini akan mencegah ABS menyusut selama pencetakan model dan mengalami masalah seperti melengkung atau retak.
PET-G
PET-G (polyethylene terephthalate terglikolisasi) adalah material lain yang banyak digunakan di dunia pencetakan 3D dan dapat dikatakan sebagai material perantara antara PLA dan ABS. Plastik ini memiliki kekuatan mekanik yang baik (sedikit lebih rendah daripada ABS) tetapi ketahanan kimia yang baik, selain mudah dicetak.
Beberapa aplikasi untuk PET-G adalah pembuatan komponen tahan benturan, benda dekoratif, dan kemasan makanan, menjadikannya material printer 3D paling serbaguna yang tersedia.
TPU
Ini adalah salah satu material fleksibel paling populer di dunia pencetakan 3D. Poliuretan termoplastik tahan terhadap gesekan dan keausan, yang menjadikannya material yang menarik untuk membuat pelapis atau pelindung.
Anda dapat menemukan TPU dalam berbagai tingkat kekerasan, yang paling kaku adalah yang paling mudah dicetak. Oleh karena itu, saran terbaik saat mencetak material ini adalah mencetak dengan kecepatan rendah, karena akan mencegah filamen berubah bentuk dan macet.
PVA
Dengan munculnya sistem pencetakan multi-material untuk printer 3D, material pendukung pun muncul. PVA atau polivinil alkohol adalah material pendukung yang larut, ideal untuk mencetak bagian dengan geometri kompleks yang menyulitkan ekstraksi struktur pendukung yang dicetak dengan material yang sama.
PVA larut dalam air dan memungkinkan untuk mendapatkan hasil akhir permukaan yang lebih baik pada permukaan kontak penyangga.
Kami menyarankan Anda untuk menyimpan material ini di tempat yang kering dan tertutup rapat agar selalu kering dan siap digunakan pada printer 3D Anda.
PP
Polipropilena, atau PP, adalah filamen yang banyak digunakan di sektor industri untuk pembuatan komponen fungsional karena ketahanannya terhadap benturan dan abrasi, tetapi yang terpenting karena ketahanannya yang sangat baik terhadap bahan kimia.
Selain itu, material ini sangat ringan dan relatif fleksibel, sehingga dapat digunakan untuk membuat elemen pelindung yang bersentuhan dengan kulit, seperti bagian dalam helm dan penyangga pelindung wajah.
Polipropilena adalah material yang sulit dicetak menggunakan printer 3D karena memiliki daya lengkung yang tinggi. Idealnya, printer harus tertutup untuk menciptakan lingkungan yang hangat guna menghindari daya lengkung dan memanfaatkan brim/edge pada pengaturan adhesi ke permukaan cetak.
PA
Nilon atau poliamida adalah material yang dicirikan oleh kemampuannya untuk bekerja terus menerus pada suhu hingga 120ºC. Material ini memiliki kekuatan mekanik yang tinggi, sehingga ideal untuk komponen mekanik, konektor, selubung pelindung, dan lain sebagainya.
Ini adalah material printer 3D higroskopis (menyerap banyak kelembapan), yang memengaruhi sifat termomekanisnya dan membuatnya sulit untuk dicetak, sehingga disarankan untuk menyimpannya dengan benar. Kabinet Pintar BCN3D dirancang sebagai tempat ideal untuk menyimpan filamen Anda dan menjaganya tetap kering.





